TOTL Ngebut, Laba Bersih Tembus Rekor dan Lampaui Target
Lu pada ngikutin pergerakan saham konstruksi nggak belakangan ini? Ada kabar gila nih dari emiten kontraktor kesayangan kita, TOTL alias PT Total Bangun Persada Tbk. Kinerja mereka di kuartal ketiga tahun 2026 bener-bener di luar nalar dan bikin senyum investor sumringah.
Cetak Rekor Tertinggi dan Hajar Target Lebih Cepat
Sepanjang periode kuartal ketiga 2026, TOTL sukses ngebuktiin kalau bisnis mereka makin solid. Laba bersih yang dicetak tembus di angka Rp178,9 miliar. Angka ini naik gila-gilaan sebesar 48,1 persen secara tahunan alias YoY, dan tumbuh 8 persen dibanding kuartal sebelumnya.
Pendapatannya juga nggak kalah ngeri, bro. Mereka ngantongin Rp1,5 triliun atau melejit 31 persen YoY. Catatan laba dan pendapatan ini resmi jadi rekor kuartalan paling tinggi sepanjang sejarah mereka.
Gelar juaranya makin lengkap karena total laba bersih selama sembilan bulan pertama di 2026 udah nyampe Rp448,6 miliar. Artinya, naik 51,9 persen YoY dan udah setara 112 persen dari target laba bersih full year 2026 yang dipatok manajemen di angka Rp400 miliar. Target setahun udah disikat cuma dalam sembilan bulan!
Faktor Pendorong dan Proyek Jumbo
Apa sih rahasianya sampai TOTL bisa ngebut begini? Kunci utamanya ada di ekspansi margin yang makin tebal. Laba kotor setelah joint operation melonjak 42,1 persen YoY jadi Rp816,8 miliar dengan margin nanjak ke 23,2 persen.
Selain itu, cuan dari proyek joint venture juga ngasih kontribusi gede banget. Laba dari sektor ini melesat tajam ke angka Rp162,4 miliar, jauh banget dibanding periode sama tahun lalu yang cuma Rp21,5 miliar. Kontributor utamanya adalah KSO Total Shimizu lewat proyek JKT11 di Cikarang.
Satu hal yang perlu lu catat, proyek KSO ini nggak dikonsolidasikan langsung ke laporan keuangan. Jadi, angka pendapatan Rp3,5 triliun selama sembilan bulan pertama 2026 sebenarnya belum nunjukkin total volume pekerjaan mereka yang sebenarnya. Masih ada potensi tersembunyi di sana.
Beban Naik Dikit, Tapi Nggak Ngaruh Banyak
Namanya juga ekspansi, wajar kalau ada pengeluaran tambahan. TOTL ngeliat beban umum dan administrasi naik 26,2 persen YoY ke Rp247,5 miliar. Tapi, kalau diliat dari lonjakan cuan dan rekor yang mereka pecahin, kenaikan beban ini masih sangat wajar dan tertutupi sama pendapatan yang masif.
Buat lu yang udah pegang saham ini dari bawah, kayaknya tinggal nikmati aja hasilnya. Kinerja fundamental TOTL terbukti tangguh dan konsisten kasih kejutan positif.

