IHSG 4 November 2026 JEBLOK DI BAWAH 5.000, PASAR LAGI PENUH TEKANAN!
Halo Pasukan! 👋
Bursa Amerika semalem ditutup mixed. Nasdaq naik 0,83%, S&P 500 naik 0,36%, sementara Dow Jones turun 0,38%. Saham semikonduktor seperti Nvidia, AMD, dan Broadcom jadi penopang.
Yield US Treasury 10 tahun naik ke 4,96% setelah data tenaga kerja AS lebih kuat dari perkiraan. Ini bisa bikin tekanan terhadap aset berisiko, termasuk saham negara berkembang.
Harga minyak melemah, Brent di $103 per barel.
Yang bikin kita garuk-garuk kepala, IHSG kemarin ambles 3,78% ke 4.904! Seluruh 11 sektor kompak merah. Asing juga net sell Rp575 miliar, terutama saham-saham kayak di BBRI, ANTM, dan BUMI.
IHSG hari ini volatilitasnya masih berpotensi tinggi. Ada beberapa hal yang perlu dipantau:
– Yield US Treasury yang makin tinggi.
– Perkembangan politik AS pasca pemilu mid-term.
– Isu domestik terkait penahanan tiga pejabat polisi dalam kasus dugaan penyadapan ilegal.
– Perkembangan reformasi pasar terkait MSCI dan potensi berlanjutnya capital outflow.
Diskon bisa makin diskon kalau market belum nemu lantainya.
Pantau support psikologis 4.900. Kalau jebol, tekanan bisa berlanjut. Kalau mampu bertahan, ada peluang technical rebound, tapi jangan buru-buru nganggep tren udah berbalik.
Salam Fundamental! 🔥
