Kabar Pasar

Perang AS Iran Bikin Pasokan Minyak Seret Sampai 2027

Lu pada yang demen mantengin market pasti tau kalo tensi geopolitik di Timur Tengah lagi panas-panasnya. Konflik antara Amerika Serikat sama Iran udah jalan enam bulan dan dampaknya langsung nyakar sektor energi global. Gw mau bahas nih update terbaru dari US Energy Information Administration (EIA) biar portofolio saham lu nggak salah langkah.

Pasokan Minyak Nyungsep Parah di Selat Hormuz

Buat lu yang sering nyari cuan di saham energi, data dari EIA ini wajib banget dipantau. Jalur distribusi minyak utama lewat Selat Hormuz sekarang terganggu parah. Volume minyak yang diangkut lewat selat ini anjlok drastis jadi 4,9 juta barrel per hari pada kuartal kedua 2026. Padahal sebelum perang mulai, angkanya tembus 21,6 juta barrel per hari.

Masalahnya, kalaupun ada jeda singkat gara-gara perjanjian damai sementara, ternyata nggak ngaruh banyak buat balikin normal pasokan global. Penghentian produksi minyak di Timur Tengah sempat nyentuh angka 7,5 juta barrel per hari pada Juni 2026 kemarin. Walau sempat melandai tipis, produksinya diprediksi bakal naik lagi karena kapasitas penyimpanan udah megap-megap akibat terbatasnya akses ke pasar global.

Harga BBM Bakal Naik dan Inflasi Mengintai

Akibat kekacauan distribusi ini, EIA memperkirakan gangguan pasokan bakal bertahan sekitar 600.000 barrel per hari sampai akhir 2027. Artinya apa? Konsumen siap-siap gigit jari karena harga bahan bakar bakal terkerek naik.

EIA udah menaikkan proyeksi harga bensin dan diesel untuk tahun 2026 masing-masing sebesar 3,7 persen dan 5,4 persen. Belum cukup sampai situ, proyeksi harga bensin ritel buat tahun 2027 juga dikerek naik 6,5 persen dibanding estimasi bulan sebelumnya. Inflasi jelas bakal menghantui, dan pemulihan arus perdagangan minyak diprediksi baru bener-bener normal di awal 2027 dengan asumsi nggak ada ancaman baru di Selat Bab el-Mandeb.

Strategi Buat Investor Saham

Situasi kayak gini emang bikin deg-degan, tapi di situlah letak peluang buat trader dan investor yang jeli. Lu bisa perhatiin saham-saham emiten minyak dan gas yang justru diuntungkan waktu harga komoditas lagi tinggi. Tetap kelola risiko dengan benar dan jangan FOMO biar duit lu aman di tengah ketidakpastian pasar global.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x